Monday, November 12, 2012

Tunaikan 10 Wasiat

Filled under:


  1. Bangunlah segera untuk melaksanakan shalat apabila mendengar azan walau bagaimanapun keadaanmu
  2. Baca, telaah dan dengarlah al-Qur'an, berzikirlah kepada Allah SWT dan janganlah engkau senang menghambur-hamburkan waktumu dalam masalah yang tidak ada faedahnya.
  3. Bersungguh-sungguhlah untuk bisa dan berbicara dalam bahasa Arab dengan fasih
  4. Jangan memperbanyak perdebatan dalam berbagai bidang percakapan karena hal itu tidak akan mendatangkan kebaikan
  5. Jangan banyak tertawa, sebab hati yang selalu berkomunikasi dengan Allah (berzikir) adalah tenang dan tenteram
  6. Jangan suka bergurau, karena umat yang berjihad tidak berbuat kecuali dengan bersungguh-sungguh terus-menerus
  7. Jangan mengeraskan suara di atas suara yang diperlukan pendengar, karena hal itu akan mengganggu dan menyakiti
  8. Jauhilah ghibah (menggunjing) atau menyakiti hati orang lain dalam bentuk apapun dan janganlah berbicara kecuali yang baik
  9. Berkenalanlah dengan saudaramu yang engkau temui walaupun dia tidak meminta, sebab prinsip dakwah adalah comta dam ta'awun (kerjasama)
  10. Pekerjaan rumah (PR) kita sebenarnya jauh lebih bertumpuk daripada waktu yang tersedia, maka tolonglah saudaramu untuk memanfaatkan waktunya. Dan apabila kalian mempunyai keperluan, maka sederhanakan dan cepatlah diselesaikan (Happy Ending Full Barokah - Solikhin Abu Izzudin)

Posted By Andika Galih Priadi11/12/2012

Sunday, November 11, 2012

Goresan Indah Perjuangan

Filled under: ,


Baru saja kita telah melewati satu di antaranya banyaknya ujian kehidupan. UTS Patobiokimia yang merupakan tipikal ujian open book yang you know laah kalau itu open book artinya apa? Menjadi mbah google alias mesin pencari untuk waktu yang cukup lama, yakni 90 menit. Insyaallah ini masuk 3 ujian terakhir untuk sesi sekarang, karena setelah ini masih ada dua perjuangan lagi yakni uts ABBF dan uas prakt Anfiskim. Semoga kita yang tadi ujian diluluskan dengan nilai yang memuaskan hati, menyejukkan mata dan enak didengar.

Begitulah hari ini telah kita lewati satu ujian. Tapi ujian selalu ada seperti gerahnya padang pasir, maka semoga semangat kita untuk menjadi salju meski tak berarti apa-apa di hamparan padang pasir. Begitu banyaknya amanah yang bersama kita jalankan. Memang ini resiko, karena kita telah menjadi fakultas baru, namun dengan sumber daya yang tetap sedikit (sebenarnya biarpun kita mahasiswanya banyak, masih diragukan apakah akan termanfaatkan semuanya), artinya amanah akan selalu menyapa kita. Dengan gagahnya kita bercerita bahwa kita menjadi PO inilah, jadi staf maser, jadi staf mii, jadi staf pharcare, staf pharweeklah, staf pemira lah, PJ apalah, apapun itu, itu semua amanah yang semoga menjadi lahan kita untuk beramal dan berkarya bagi fakultas tercinta, tapi tak lupa mungkin saja orang yang banyak dosanya adalah orang yang banyak dosanya karena banyak amanah, maka mari kita selalu berhati-hati menjaga itu.

Insyaallah sebentar lagi kita akan tiba di persimpangan jalan. Saat kita tiba di penghujung tahun kepengurusan. Yang akan menjadikan sebuah kenangan terindah pengalaman, bersama kita telah mengarungi sebuah perjuangan.

Dan sekarang disinilah kita berdiri, di hari, di sebuah persimpangan jalan. Jalan kita memang  akan terpisah, tapi sekarang kita sedang bersatu dalam satu visi besar, untuk mengusahakan terbentuknya sebuah keluarga besar. Dan dari situ pula lah, maka kita perlu tetap semangat berjalan, meski entah sampai kita akan terus berjalan. Kita harus tetap fokus, karena kerikil besar akan selalu ada dan menghambat derap langkah kita. Meski kita terjatuh, maka akan selalu berpangku tangan untuk bangkit.

Telah cukup jauh jalan yang kita tempuh, telah banyak deras ombak yang kita tantang, meski harus dibayar dengan kelelahan. Meski waktu begitu mudah tumpah, terima kasih untuk semua tenaga yang tercurah, semua pemikiran yang telah tertuang, semua semangat yang selalu terbang.

Perjuangan kita belum lah usai, kawan. Bahtera yang kita bawa memang besar, ombak memang kuat tapi semua itu tidak berarti apa-apa karena kita bersama. Memang kadang kebersamaan kita sedikit tergores oleh ketidaksamaan persepsi, oleh kelelahan, tapi inilah kita kawan inilah yang harusnya mempersatukan kita. 

Ini bukan tentang bagaimana kita sampai disana, tapi tentang bagaimana perjalanan ini membentuk kita yang satu, satu keluarga

Posted By Andika Galih Priadi11/11/2012

Tipikal Ujian Anak Farmasi

Filled under: ,


Terinspirasi dari ujian kemarin yang cukup membuka cakrawala, maka kali ini ingin coba menggores sebuah coretan tentang ujian-ujian di farmasi, lebih tepatnya tipikal ujian yang pernah terlewati hingga hari ini.

Sebagai pembuka, ada sedikit pembeda antara mahasiswa dan siswa itu adalah mahasiswa ujiannya dikit, tapi dari yang sedikit itu justru menentukan apakah tahun depan kita perlu bertemu dengan dosen ini ataukah enggak (ngulang, you know?). Memang yang sedikit itu luar biasa, yang sedikit menentukan yang banyak. Nah, maka dari itu kita perlu berhati-hati memanfaatkan sedikit momen ini agar tidak terpeleset ke dalam sesuatu yang tidak kita harapkan.

Jadi kita mulai, tipikal yang pertama itu OPEN BOOK.

Nah, ini ujian yang baru saja saya sapa kemarin yakni uts patobiokimia. Tipikal ujian open book itu you know laah kalau itu open book artinya apa? Kita mesti menjadi mbah google dalam kurun waktu yang ditentukan. Biasanya kita menyiapkan sendiri apa-apa saja yang kita punya, mulai dari fotokopian inilah fotokopian itulah. Sampai akhirnya meja kita seperti meja di tukang fotokopi, kertas berserakan. Padahal kursi kita kecil (kursi belajar mahasiswa, bukan kursi anak SD). Coba kursi anak SD, tar kolong mejanya jadi perpustakaan mendadak deh. Nah, disini pilihannya mau nyiapin buku-buku juga apa nggak. Bayangin aja kalo openbooknya open martindale yang gedenya segede ‘alaihim itu, yang biasa dipake ganjel pintu, alas tidur, ato tempat duduk.
So,
Keuntungan : Bisa buka-bukaan apa aja, semau kita, bisa aja ketuker bukunya sama sebelah kita
Kerugian  : Soal lebih rumit, meja berantakan, mata lelah scanning mulu.

Tipe yang kedua yaitu OPEN Rangkuman
Nah, tipe ujian ini ditemukan di ujian MPKT B semester pertama. Hampir sama dengan tipe yang pertama, tapi disini apa-apa yang ingin kita buka itu dipindahkan ke dalam sebuah rangkuman kertas HVS 1 lembar. Bayangin man, saking rajinnya ampe itu kertas HVS udah kayak dikerumunin semut kecil-kecil. Nah itu orang rajin amat. Ada juga sih yang cuma dikit tulisannya gede-gede.

Tipe yang ketiga yaitu Pilihan Ganda
Tidak perlu banyak dibahas pun sepertinya kita telah terbiasa dengan tipe ini, dari mulai UN, SNMPTN, SIMAK, dsb. Ya paling dibedakan yang PG a,b,c PG 1,2,3,4 sama PG benar salah.. Tipe-tipe ini seperti tipe ujian IBD, Farkol
Tipe yang keempat yaitu Essay
Nah, ini tipe  yang lumayan mengasyikkan karena biasanya soalnya cuma dikit, paling sampe 10, atau bahkan cuma 5 tapi anaknya banyak, terus biasanya jawabannya itu minimal 2 lembar folio itu kepake, bahkan ada yang minta lagi (ga ngerti lagi dia nulis apa aja disitu *curhat kali ya). Contoh : ABBF, Kimor,
Tipe yang kelima yaitu pilihan ganteng
Sebenarnya saya tidak tau harus memberi nama apa, yang pasti ketika ada pilihan a,b,c,d,e kita harus mengecek semuanya benar apa salah. Jadi dicontreng semua di bawah itu ad benar salahnya. Misalnya, yang termasuk pria ganteng
a. Andika b. Galih c. Iin d. Een f. Priadi
a.      B/S
b.     B/S
c.      B/S
d.     B/S
e.      B/S
Jadi yang dibuletin itu yang masuk kategori. Misalnya jawabannya a b sama e. Maka lingkari di yang benar A, B sama E. Sisanya dilingkari di yang salah. Ujian Farfis
Tipe yang keenam yaitu basah-basah kering
Nah ini ujian untuk praktikum yang harusnya kan praktikum juga, tapi ternyata ujiannya itu hanya ujian tulis. Prakt IBD

Mungkin segitu dulu tulisan kali ini, karena sudah semakin terkikis informasinya. Akhirnya menempuh ujian baru… Semoga langgeng



Posted By Andika Galih Priadi11/11/2012

Thursday, November 1, 2012

Jika harus terpaksa berputar

Filled under:

Saatku coba acuhkan tentang uts besok, maka perjalanan menjadi sebuah pilihan. Akhirnya pergi berkeliling untuk menemani survey apotek, pukul 22.00. Dan di perjalanan terfikir sebuah asosiasi tentang arus kehidupan..

Dan hidup itu adalah arus yang selalu mengalir, akan selalu berjalan. Dan disitulah kita terkadang akan searus dengan teman kita, atau kadang kita berbeda arus dan kita harus beputar.

Mari kita coba bandingkan dengan sebuah perjalanan. Bayangkan kita sedang membawa sebuah motor di jalan yang 1 arah. Ada 2 arah, tapi terhalang oleh penghalang jalan, dan arah jalan cukup lebar. Jejak motor pun mulai menampakkan dirinya saat kita mulai berjalan berkendara di motor, bayangkan 1 arah itu ada 3 wilayah untuk mobil. Dan kita berjalan dengan santai di jalan di jalan paling kiri. 

Karena suatu hal kita harus menyebrang, dan berputar. Akhirnya kita sedikit mengencangkan motor kita, dan di depan ada putaran, kita mengikuti arus tapi dengan arah perlahan-lahan ke kanan, mengikuti arus tapi kita tahu bahwa kita akan keluar dari daerah itu.

Akhirnya kita tiba di tempat perputaran. Tempat yang kita tuju ternyata tidak mengikuti arus setelah perputaran ini, tapi sedikit harus berbalik dari arus disitu. Motor-motor berjalan dengan kencangnya karena memang jalur cepat. Mobil-mobil pun demikian. Maka kita pun disapa dengan 2 pilihan..

1. Kita menanti hingga arus sedikit kosong, motor-motor yang kencang dan mobil yang kencang yang menjadi hambatan, kita coba lewati dengan perlahan-lahan memotong sambil mengangkat tangan dari jauh-jauh menyampaikan dalam bahasa tubuh untuk mengurangi kecepatan atau mengerem kendaraanya.. Dan melewati beberapa meter jalan dengan tangan terus sopan mengharap kendaraan-kendaraan lain mengalah

2. Kita mengikuti arus dulu, dengan ketika berputar lalu kita berjalan di jalur terkanan. Tapi dengan perlahan seraya mengikuti arus itu, kemudian perlahan-perlahan berpindah posisi semakin ke arah kiri hingga akhirnya keluar dari arus. Dan ketika tiba di yang paling pinggir dari jalan, maka tinggal berputar, lalu melawan arus tapi tidak mengganggu arus

Ada hikmah yang bisa kita ambil. 

Sudah lah ya, belajar untuk uts biofarset esok hari dulu lah..

Posted By Andika Galih Priadi11/01/2012