Wednesday, December 10, 2014

Cerita Menulis dan Blogging dari Diary Kompas hingga NeoGalih

Filled under: ,

Berbicara mengenai blogging, biasanya ketika kita berniat untuk membuat sebuah blog pasti akan ada satu visi jangka panjangnya dan itu biasanya terfokus. Misalnya blog guru saya, RuangSC yang kemudian arahnya menjadi blog tutorial blogging, dan untuk menyalurkan karya-karyanya, beliau membuat juga blog lain. Beliau juga yang mengenalkan saya pada dunia blogging dan menyarankan untuk membuat blog.

Sebenarnya dulu, jangankan untuk membuat blog, kayaknya menulis pun malas, lalu muncul momen pertama masuk ke dunia blog dan mulai tertarik ya ketika SMA kelas XI. Mengabadikan momen di kelas, dulu seorang teman kelas (pilar) membuat sebuah blog di domain web.id apa gitulah yang domain gratis juga. Waktu itu sebenernya cukup lumayanlah kalau domain itu dimanfaatkan dan dijadikan web kelas. Cuma entah kenapa saya juga tiba-tiba tertarik dan iseng akhirnya membuat suatu blog. 

Alasan awalnya sih karena blog itu bisa gratis, ya domain namanya di blogspot dan lebih mudah untuk diotak-atik (ada edit html dll) dibandingkan wordpress. Kebetulan guru saya tadi punya blog tutorial dan akhirnya saya mulai mengotak ngatik blog.

Nama : Diary Kompas
Alamat : diarykompas.blogspot.com
Tujuan : Menertawakan kejadian sehari-hari dan kenangan-kenangan di kelas.

Ternyata menjadi maniak blogging itu terpecah pada dua arah. Kita bisa tertarik kecanduan untuk mengotak-ngatik blog kita supaya cantik. Atau bisa juga kita kecanduan untuk menulis sesuatu yang pengen kita tulis di blog. 

Nah, saya bahas dulu yang pertama. Kecanduan ngotak-ngatik blognya supaya cantik. Kan kalau kita search tutorial blogspot, banyak sekali tutorial dan ngotak-ngatik blog kita. Dari mulai ganti template awal, kemudian modif-modif hurufnya, pake header, munculin daftar isi, trik SEOnya, gimana supaya ada tab-tabnya, terus biar cantik pake slider-slider gitu, ganti-ganti warna, jenis huruf, dan banyak banget deh pokoknya seru kalau penasaran. Jujur saya pernah sangat tertarik dengan mengotak-ngatik desain blog, dan tidak pernah puas. Kalau satu waktu ngerasa desain ini dengan pernak-pernik tertentu udah bagus, besoknya atau minggu depannya ganti template lagi, ganti desain lagi, modif-modif html lagi ya dengan memanfaatkan blog-blog para master edit-edit blog. Terus berulang, kadang penasaran dengan suatu teknik, penasaran dengan blog-blog cantik milik orang-orang. Terus kadang mikir blog yang bagus itu harusnya ringan, terus ngakalin gimana supaya loadnya ringan dibawah 100kb. Pas pasang template gak ada menu-menunya, penasaran, eksperimen dengan segala sumber yang ada.

Ya begitulah, sebuah kepenasaran yang cukup lumayan untuk mengetahui pola blogging di blogspot seperti apa. Yang bikin penasarannya adalah, karena dari kode-kode html terus bisa jadi gambar yang ada di blog itu. Kalau anak fasilkom atau ilmu komputer mungkin sudah terbiasa lah ya dengan hal-hal seperti itu. Kalau saya bandingin sama praktikum, ibarat eksperimen kimia, reaksiin ini dan itu dan ini dan itu lagi, terus akhirnya muncul satu warna dan kita seneng (sebenernya kalau kimia nggak segampang itu juga sih, *tanya pada para master*). Ya kita merubah satu kode, atau angka, atau menambahkan satu kalimat kode, terus tar tiba-tiba ada perubahan di halaman blognya dan kesenengan deh. 

Jadi itu kerjaan dulu pas awal-awal ngeblog di Diary Kompas. Oh iya, untuk informasi, blog tersebut masih ada. Cuma kalau mau klik alamatnya, selang beberapa waktu halaman browser tar jadi pindah ke Neo Galih. Ya karena beberapa alasan, akhirnya tulisan-tulisannya saya pindah sini juga. Jadi sekarang Diary Kompas itu NeoGalih, ya karena NeoGalih adalah orang yang dulunya tinggal di Kompas (KOMunitas iPA Satu). Kebetulan masa-masa keemasannya sudah lewat juga, dan anggota-anggota nya udah pada menjalani jalan suksesnya masing-masing. Kalau pas masa keemasannya dulu (kelas XI), itu blog ramai dan jadi tempat tertawa bersama-sama. Kebetulan kerjaan penulisnya (baca:saya) ya menceritakan hal-hal kocak di hari-hari kita, ngeledek-ledek temen-temen yang biasa saling ledek di kelas, dan begitulah.

Soal desain blog dan tulisan, kebetulan blog itu (diary kompas) yang dicombine sama web kompas (sekarang sudah tidak ada, sudah tidak diperpanjang) mendapatkan Juara II Weblog antar Kelas di SMAN 1 Cibadak (waktu kelas XI).

Ceritanya malah jadi melebar ya ke diary kompas. Bagaimanapun saya belajar ngeblog dari diary kompas, toh tulisan-tulisan di diarykompas juga sebagian besar tulisan saya. Jadinya bagi saya, diary kompas itu sangat bersejarah. 

Nah, kecanduan ngotak-ngatik blog ini bisa sampai pada titik malas. Kalau sudah pada titik merasa desain cukup bagus dan tidak perlu ada yang diotak-atik lagi, dan tidak mencari referensi modif blog yang bagus seperti apa, akhirnya ambisi untuk ngotak-ngatik pun hilang. Begitulah yang terjadi setelah beberapa masa di diarykompas, pun di blog neogalih ini saya tidak banyak melakukan otak-atik karena template bawaan sudah bagus, dan fokusnya bukan ngacak-ngacak blognya tapi nulisnya. Begitu juga untuk desain web syifa (syifaffui.org), yang dasarnya dari blog juga, setelah menemukan template pas, terus ngedit-ngedit template sampai cukup puas dengan desainnya, ya selesailah sudah.

Jadi begitu untuk poin yang pertama. Kesimpulannya kita bisa kecanduan untuk ngotak-ngatik blog. 

Kemudian lanjut ke poin yang kedua, setelah sampai pada titik jenuh, biasanya kalau poin yang ini harusnya tetep bertahan karena kalau udah jenuh atau nggak mau melanjutkan, ya blognya mati. Poin ini yaitu menulis. 

Sebenarnya ketika saya melihat-lihat blog teman-teman, blog kakak-kakak dulu, blog-blog tutorial dan lain sebagainya, desain tidak terlalu menjadi prioritas. Orang akan datang berkunjung ke blog kita biasanya untuk membaca-baca (tergantung blog kita blog apa), kalau misal diary kompas ya baca kisah ngocol anak-anak kelas di satu sekolah, ruang sc ya tutorial ngeblog, terus banyak juga blog-blog pribadi. 

Ya pertama kali banyak menulis dari diary kompas. Setidaknya saat lagi maniaknya, tiap hari bisa menulis satu tulisan. Dan karena saking menikmatinya, sekali nulis bisa sampai 2 jam / hari. Kan genrenya lebih ke ngelawak-ngelawak gitu, jadinya bahkan pas menulis itu bisa sampai ketawa sendiri. (beberapa tulisan tersisa bisa dilihat di blog ini di yang "Diary Kompas"). Kebetulan waktu itu teman-teman sekelas juga tertarik untuk membaca-baca dan berkomentar, dan katanya tulisannya punya daya tarik. (daya tarik kegajeannya dan alay yang cukup tinggi). Kemudian pas ngobrol-ngobrol sama temen yang pernah tulisannya alay-alay gitu, dia bilang "semua orang pernah alay", ya bangga lah ya pernah punya style menulis seperti itu. Mungkin banyak juga tulisan di neogalih dengan style seperti itu. Setidaknya kalau dulu, style apapun itu saya menulis teman-teman sekelas, jadi karena saya yang menulis saya adalah sosok netral yang tidak banyak diceritakan.

Blog hanya merupakan wadah, rumah, papan tulisan atau apapun lah istilahnya, yang membuat hidup adalah tulisan kita. Karena itu kalau membaca saran-saran membuat blog, pasti disarankan untuk menentukan tujuan atau tema blognya mau menulis-nulis tentang apa. Ya kita perlu fokus sehingga kalau kita mendengar nama blog tertentu, orang-orang langsung tau itu blog apa. 

Nah, jadi sekalian bercerita, memasuki kelas XII sudah sangat jarang menulis. Teman-teman sekelas juga sudah tidak terlalu tertarik. Pada waktu itu mulai sibuk persiapan ujian-ujian juga. Ya akhirnya terbengkalai lah. Kemudian saya sadar suatu saat blog diary kompas ini akan mati, bersama dengan lulusnya kita sekelas. Akhirnya saya membuat sebuah blog pribadi untuk mulai mengalihkan fokus utama blog saya yang awalnya diary kompas ke neogalih. Untuk membranding sendiri juga. Ketika menyebut diary kompas, yang terpikir pasti kelas dan itu tidak spesifik. Karena itu saya ingin ketika orang masuk blog, mereka tahu ini blognya saya. Dibuatlah blog dengan nama NeoGalih. Sebenarnya dulu hanya berfikir nama blog yang unik tapi dengan bawa nama kedua dari nama saya. Jadi lah neogalih. Kalau secara harfiah neo itu artinya baru, galih itu hati, jadi bisa lah kalau mau diartikan "hati yang selalu baru" atau "galih (saya) yang selalu baru", meski saya dulu nggak mikirin itu juga sih.

Nah, bicara soal fokus, tadinya blog neogalih ini fokusnya memang ingin bercerita mengenai bagaimana kuliah di Farmasi. (tujuan ini ketemu pas masuk farmasi, sebelum-sebelumnya saya nulis-nulis aja, pas diterima di jurusan farmasi, akhirnya blog ini diarahkan kesana), makanya kalau dilihat tulisan-tulisan blog awal ini gajelas, kopas-kopas dari web-web lain, berita-berita lain dan sebagainya.

Saya berfikir, suatu saat orang terutama yang akan melanjutkan kuliah (di Farmasi) pasti akan membutuhkan cerita bagaimana mengenai kuliah itu, apalagi di jurusan Farmasi. Di saat-saat itu, biasanya mereka mencari-cari informasi di google, nah saya dulu berfikir ketika orang penasaran mengenai bagaimana kuliah di Farmasi, maka NeoGalih yang direkomendasikan oleh mbah Google. Jadi ini pasar yang akan saya kejar. 

Karena kalau kita membuat blog untuk menulis-menulis saja, tapi tidak ada yang membutuhkan tulisan kita, kan rasanya nanggung. Dan mengevaluasi 3,5 tahun saya di Farmasi dan menulis (meski jarang), ternyata visi awal tersebut memang sangat berpengaruh. Alhamdulilah banyak yang mau berkuliah di Farmasi mampir ke blog ini, terutama tulisan galau saya sebelum masuk Farmasi yang berjudul "Menyeramkankah Kuliah di Farmasi?". Banyak yang bertanya mengenai Farmasi via FB, twitter dan sebagainya. Setidaknya semoga cerita-cerita yang tidak jelas ini bisa sedikit memberikan gambaran mengenai perkuliahan.

Ya itulah fokus, meski sempat terfikir untuk menjadikan blog ini selain cerita penuh dengan materi perkuliahan (banyak materi perkuliahan farmasetika dipost disini seperti resep, eliksir, dan lain-lain saat awal-awal terobsesi), namun bagi saya tidak ada sensasinya karena hanya kopas-kopas saja meski pasti banyak yang membutuhkan juga. Karena itu tidak banyak materi perkuliahan yang bisa didapatkan disini. Mungkin bisa mampir ke blog nurulfajrimauludy.blogspot.com yang menulis catatan-catatan perkuliahan di blognya, saya sangat rekomendasikan untuk yang ingin membaca-baca materi. Mungkin sewaktu-waktu kalau ada niat, saya share materi-materi dari referensi yang bisa dipercaya :D

Bertahan pada tujuan awal ternyata sangat sulit, pada akhirnya blog ini sendiri tidak banyak menceritakan hal-hal dari hari-hari saya di farmasi. Terlalu banyak dinamika yang terjadi sehingga alasan menulis dan alasan untuk tidak menuliskan menjadi dua hal yang selalu bertumbukkan saat memikirkan untuk menulis suatu cerita. Juga tugas yang mungkin cukup padat. Akhirnya menulis tidak terlalu rutin, pun ketika ingin bercerita tentang sesuatu, akhirnya cerita itu tersimpan dalam ingatan semata.

Bagaimanapun blog ini adalah blog pribadi yang sebagian besar mewakili saya sebagai penulisnya, sehingga tulisan apapun, cerita apapun yang mungkin sempat terceritakan, atau tidak terceritakan, adalah bagaimana sudut pandang saya, emosi saya, dan sebagainya. 

Selalu ada hikmah di balik cerita, semoga menemukan hikmah ketika mampir kesini. Kira-kira begitulah cerita bagaimana saya mengenal blog sampai pada neogalih sekarang ini dan sedikit sharing mengenai blogging. Saya rasa untuk personal blogging yang lebih ramai sekarang adalah tumblr, dan blogger kalah ramai dengan tumblr, tapi sudahlah kita sudahi cerita ini. 


Posted By Andika Galih Priadi12/10/2014